puisiku
Sabtu, 12 Februari 2011
merah menjadi orange, putihku kusam ,luas tanah ,kini dapat ku hitung ,lautku tak penghuni ,aku, aku masih memegang kepalaku ,wailku dipenjara ,taksadar diri ,tak malu diri ,pesanku ,tulis dg tinta putih dan kertas putih ,mreka tersamar ,bak hantu ,nalar itu melayang entah ke mana ,di sini ku menatap garuda ,seakan pahlawan datang ,memanggilku ,desahnya bgitu halus ,tapi hilang dimakan rakyat . coba lihat para wajah tua negeri ,sayang mreka tidak ada besok ,tak ada wajah tua sperti mreka besok
Diposting oleh
alfian mauladhi
di
17.37
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Langganan:
Posting Komentar (Atom)














0 komentar:
Posting Komentar